Navigasi
Copyright © 2026 Kodim 0310/SS

Jelang TMMD Ke 130 Dandim 0310/SS Dan Walikota Sawahlunto Melaksanakan Penandatanganan (Mou) dan Rakor TMMD Di Sawahlunto

03 September 2026
Admin Website
40 Dilihat
berita kegiatan
Jelang TMMD Ke 130 Dandim 0310/SS Dan Walikota Sawahlunto Melaksanakan Penandatanganan (Mou) dan Rakor TMMD Di Sawahlunto
Tidak Ada keterangan Photo

Sawahlunto - Sijunjung Komitmen untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa kembali ditegaskan di Kota Sawahlunto. Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kodim 0310/SS secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus menggelar Rapat Koordinasi pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026.

Pertemuan krusial yang berlangsung di Ruang Rapat Balaikota Sawahlunto pada Kamis, 3 September 2026 ini menjadi penanda dimulainya persiapan matang menjelang eksekusi lapangan.

​Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Komandan Kodim 0310/SS, Letkol Inf. Dicky Sakti Maulana. Prosesi ini menegaskan kesiapan penuh kedua belah pihak dalam menyukseskan program strategis yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 Oktober hingga 6 November 2026 mendatang.

Guna memastikan seluruh program berjalan optimal, Pemko Sawahlunto telah mengalokasikan dukungan anggaran sebesar Rp1,4 miliar yang akan difokuskan untuk merealisasikan berbagai sasaran fisik maupun non-fisik di tiga lokasi prioritas, yakni Desa Batu Tanjung, Desa Datar Mansiang, dan Desa Tumpuk Tangah.

​Sebagai program lintas sektoral, TMMD hadir merajut kekuatan antara TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga elemen masyarakat dalam satu irama percepatan pembangunan pedesaan. Pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan sarana umum, dan penyediaan fasilitas desa akan dikerjakan secara bahu-membahu pada sasaran fisik.

Sementara itu, sasaran non-fisik diarahkan untuk memperkuat benteng mental masyarakat melalui peningkatan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, penguatan kualitas pendidikan, serta pembinaan semangat gotong-royong yang menjadi akar budaya lokal.

​Dampak positif dari TMMD ke-130 ini dipastikan tidak hanya berhenti pada wujud bangunan fisik semata. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang untuk kian mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kokohnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memacu kesejahteraan warga di kawasan pedesaan.

Kolaborasi nyata di Desa Batu Tanjung, Datar Mansiang, dan Tumpuk Tangah ini membuktikan bahwa pembinaan dan pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

Keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun 2026 ini kini berada di tangan seluruh pihak; partisipasi aktif dari jajaran Pemko, TNI, instansi vertikal, pemerintah desa, hingga lapisan masyarakat adalah kunci utama menuju Kota Sawahlunto yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Bagikan Berita